#95 new
solehole

Mendukung Investasi Industri Film Indonesia melalui Film Nasional

Reported by solehole | January 5th, 2021 @ 04:04 AM

Untuk mendukung investasi industri perfilman Indonesia, diharapkan perfilman nasional dapat tumbuh. Kabar baiknya, pertumbuhan industri film Indonesia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah produksi film dalam negeri dan jumlah penonton. Ya, memang belum Hollywood, tapi bukan tidak mungkin Indonesia bisa mendominasi kancah film besar Asia berikutnya. Semakin banyak bioskop lokal dan pemilik produksi yang mempublikasikan perusahaan mereka, yang meningkatkan peluang investasi industri film Indonesia.
Sejarah industri film Indonesia
Di Indonesia, film sudah diproduksi sejak tahun 1920-an. Namun, upaya awal tidak disukai oleh penonton lokal karena pelarangan produksi film oleh penjajah Jepang selama Perang Dunia II. Di tahun-tahun berikutnya, hanya film yang diizinkan oleh pemerintah yang berhasil diputar. Akibatnya, kebanyakan film Indonesia pada tahun 1950-an dan 1960-an tidak memiliki inspirasi dan dogmatis. Baru kemudian pada 1980-an, industri film Indonesia mulai merilis film-film sukses. Yuk jangan sampai ketinggalan film terbarunya langsung aja kunjungi LK21

Pada tahun 1988, film Indonesia berjudul “Tjoet Nja 'Dhien” menjadi film Indonesia pertama yang diputar di Festival Film Cannes. Ketika industri film Indonesia mulai berkembang, sangat disayangkan bahwa pembuatan film independen kembali runtuh pada tahun 1900-an dan awal 2000-an. Namun industri film Indonesia kembali bergejolak dengan beberapa film yang sangat populer seperti “Laskar Pelangi” (2008), film tentang perjuangan 10 anak sekolah miskin di pedesaan misalnya. Bingung nontonnya dimana ? Lansung kunjungi website film terlengkap di LK21

Efek dari pencabutan pembatasan terhadap investasi asing
Pada 2015, Presiden Indonesia Joko Widodo mendeklarasikan inisiatif untuk meningkatkan “ekonomi kreatif” Indonesia dan sejak itu mencabut pembatasan investasi asing dalam produksi film lokal. Inisiatif ini mengarahkan beberapa perusahaan internasional untuk berinvestasi dalam produksi film Indonesia, mulai dari Lotte Cinema Co. Ltd. Korea Selatan hingga Twentieth Century Fox di Hollywood. Kemudian di tahun 2018 ini, "Wiro Sableng 212" menjadi kolaborasi pertama antara Fox dengan rumah produksi lokal. Jangan lupa kunjungi website streaming film terlengkap kami di LK21
Kolaborasi ini menunjukkan hasil yang memuaskan karena menghasilkan $ 3 juta yang terhormat di box office. Namun, tidak pasti apakah atau kapan Fox akan mengerjakan proyek lain di Indonesia. Yang jelas film-film nasional Indonesia terus beredar dan semakin menyedot perhatian penonton. Tahun lalu, “Dilan”, sebuah film romantis remaja, mampu menyedot hingga 6,3 juta penonton, dan sukses bertahan di layar bioskop selama lebih dari sebulan.

No comments found

Please Sign in or create a free account to add a new ticket.

With your very own profile, you can contribute to projects, track your activity, watch tickets, receive and update tickets through your email and much more.

New-ticket Create new ticket

Create your profile

Help contribute to this project by taking a few moments to create your personal profile. Create your profile »

jasperbowen101

Shared Ticket Bins

People watching this ticket

Pages